Mempelajari Kegagalan Amerika Pada Tahun 1929 – 1939

Gambar May 25, ’08 10:34 AM
untuk semuanya

Ketika melihat kondisi perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia sepuluh tahun  belakangan ini, saya jadi teringat sejarah Amerika pada masa Depresi Besar di Amerika Serikat.  Ketika tahun 1929 hingga 1939 adalah satu dekade yang sulit bagi orang – orang Amerika.  Berawal dari petaka rontoknya harga stok pasar di New York Stock Exchange sekitar Oktober 1929.  Kemudian susul menyusul dengan berbagai krisis hingga mengakibatkan ribuan investor tunggal merugi. 

Selain itu pula Depresi Besar memaksa banyak bank gulung tikar, sekitar 11.000 dari 25.000 bank yang ada di Amerika Serikat bangkrut.  Krisis tersebut diperburuk pula dengan menurunnya kepercayaan terhadap perekonomian dunia.  Berbuntut PHK besar – besaran yang pada akhirnya juga menyebabkan bermacam dampak negatif dari unjuk rasa yang berujung kekerasan, kemiskinan, tajamnya perselisihan antar ras dan kriminalitas yang kian meningkat. 

[Sepertinya hal serupa terjadi juga di Indonesia, tapi sayangnya Indonesia tidak mau belajar dari kegagalan Amerika Serikat mungkin karena gengsi malah jadinya mengulang kesalahan Amerika Serikat yang terjadi 79 tahun yang lalu.  Makanya yang dipelajari jangan melulu gayanya doang.  Gaya boleh global tapi kalo otak lokal ya podo bae, harusnya think global but act local alias mikir go internasional tapi perilaku ndeso bae, hehehe].

Seratus Hari Kerja yang Pertama

Balik maning ning sejarah, kegagalan presiden Amerika Serikat ke – 31, si mbah Herbert Hoover, dalam membuat kebijakan dan dalam bertindak membuat Amerika Serikat semakin terpuruk.  Namun beruntungnya AS punya salah satu putra terbaiknya yaitu mbah Franklin Delano Roosevelt yang memiliki ide cemerlang dengan 100 hari kerjanya.  Si mbah termotivasi dari tulisan Ekonom Inggris bernama eyang John Maynard Keynes.  Bahwa pengurangan pembelanjaan pemerintah dapat memompa perekonomian dan bahkan memuluskan jalannya perekonomian.  Mungkin ini juga yang diadaptasi oleh Presiden SBY ketika mencanangkan 100 hari kerja untuk mengambil langkah – langkah kongkrit saat beliau terpilih secara demokratis menjadi presiden RI.

Tindakan Perbankan

Setelah mencanangkan 100 hari kerja, di hari kedua jabatannya sebagai Presiden AS ke 32 ini, si mbah Roosevelt melakukan efesiensi dalam perbankan, beliau mengumumkan libur lima hari kerja untuk setiap bank alias tutup sementara pada tanggal 6 Maret 1933.  Harapan mbah Roosevelt setelah istirahat sejenak dunia perbankan AS saat itu akan segar kembali. 

Beberapa bulan kemudian mbah Roosevelt membuktikan pemikirannya, dunia perbankan AS memperlihatkan perkembangan yang baik.  Kemudian untuk membangkitkan semangat rakyat AS saat itu mbah Roosevelt langsung bikin “live interview “lewat radio agar tersiar ke 50 juta pendengar dengan harapan mengembalikan kepercayaan rakyat AS dan mendepositkan lagi uang mereka ke bank – bank yang baru.

Langkah lain yang digunakan oleh mbah Roosevelt di Kesepakatan Baru Pertama adalah CCC (Conservation Civilian Corp), FERA (Federal Emergency Relief Administration), CWA (Civil Works Administration), AAA (Agricultural Adjusment Administration, TVA (Tennessee Valley Authority).

Perhimpunan Konservasi Sipil

CCC atau Perhimpunan Konservasi Sipil bekerja untuk memperbaiki dan membangun infrastruktur seperti pembangunan jalan umum, proyek penghijauan, pengendalian banjir dan memperbaiki taman nasional.  Proyek CCC ini berjalan sekitar 9 tahun dengan menggunakan tenaga pengangguran sekitar 3 juta orang yang pada akhirnya mendapatkan pekerjaan dengan upah 30 dolar AS perbulan saat itu.

Bantuan Administrasi Darurat Pemerintah

FERA atau Bantuan Administrasi Darurat Pemerintah [ini tidak lain halnya dengan BLT atau Bantuan Langsung Tunai yang dilakukan pemerintah Indonesia saat ini sebagai dampak dari kenaikan BBM].  Sekitar Mei 1933 FERA mengucurkan dana sekitar 500 juta dolar AS dengan asumsi setengahnya untuk menutup kebangkrutan dan hutang AS lalu setengah yang lain dibagikan 3 dolar AS untuk setiap orang secara langsung.  Di sisi lain, FERA juga membuat CWA atau Pekerja Sipil Administrasi yang mengurus pembagian bantuan secara langsung ke rakyat AS.  

Pengaturan Administrasi Pertanian

Untuk membantu petani AS, mbah Roosevelt saat itu menggagas adanya AAA [Agricultural Adjustment Administration] atau Pengaturan Administrasi Pertanian dengan mengatur ulang harga komoditas pertanian, seperti jagung, gandum, beras, susu, katun dan ternak dan memberi subsidi pada petani untuk mengurangi produksi pertanian dan menyelaraskan kembali harga dan persediaan.  Ironis memang dibandingkan dengan masa sebelum depresi, ketika itu produksi berlebihan sehingga produk pertanian membanjiri pasar sehingga menjadikan harga produk pertanian menjadi rendah.  Efek berantainya menyebabkan petani AS memproduksi lebih untuk mengejar omset dengan harga rendah. 

Nah, dengan adanya Pengaturan Administrasi Pertanian, petani lebih dihargai dengan dibayar ekstra untuk menurunkan jumlah produksi agar harga stabil kembali.  Selain itu, PAP juga mengucurkan Kredit Pertanian untuk menyediakan pinjaman bagi petani yang bangkrut.  Meskipun banyak kritik dan kecaman yang muncul dari berbagai lapisan terutama pemilik lahan pertanian namun pada akhirnya PAP terbukti jitu menstabilkan harga produk pertanian.

Otoritas Lembah Tennessee

Para wakil rakyat AS pun membuat TVA [Tennessee Valley Authority] yang memiliki target untuk meningkatkan teknologi dan mengurangi pengangguran di Lembah Sungai Tennessee, sebuah wilayah termiskin dan yang paling terkena dampak krisis di AS.  Agensi yang ada pada saat itu menyewa tenaga lokal untuk membangun bendungan dan pembangkit listrik tenaga air sehingga dapat memasok listrik yang murah ke ribuan orang.  Selain itu pula perusahaan umum menciptakan perumahan karyawan yang terjangkau, memproduksi pupuk murah, dan pengeringan ribuan hektar lahan untuk pertanian.

Seperti halnya AAA, TVA juga menuai kontroversi yang tinggi.  Banyak kaum konservatif yang menuding bahwa produksi listrik pemerintah adalah bentuk halus dari Sosialisme dan mengacaukan harga pasar.  Persaingan perusahaan listrik pun meruncing sehingga TVA terkena dampak yang dalam.  Meski begitu pemerintah tetap menjadikan proyek Tennesseeadalah sebagai percontohan yang pada akhirnya dibuat lagi proyek serupa di daerah Barat dan Selatan AS.  Terhitung satu dekade pada akhirnya banyak sungai besar di AS yang dijadikan pembangkit listrik yang pada akhirnya memasok listrik dan lapangan kerja.

Pemulihan Industri Nasional

Pada tahun 1933 Pemulihan Industri Nasional adalah upaya awal dari pemerintah AS untuk menghidupkan kembali perekonomian secara menyeluruh.  Pernyataan tersebut dibuat sebagai bentuk motivasi terhadap dunia perindustrian agar dapat meningkatkan persaingan industri yang sehat.  Sesuai dengan teori ekonomi Keynesia, mbah Roosevelt yakin bahwa dengan meningkatkan prasarana umum akan dapat menambah keuangan di dalam perekonomian.

Restrukturisasi Keuangan Amerika

Mbah Roosevelt pada akhirnya juga melobi kongres untuk menetapkan regulasi baru pada sektor keuangan perekonomian.  Langkah lain yang diambil si mbah Roosevelt adalah meniadakan standar emas dengan mengijinkan warga AS dan warga asing menukar mata uang dengan emas.  Untuk mencegah penimbunan emas maka si mbah Rooseveltakhirnya memerintah untuk menyerahkan persediaan emas swasta untuk ditukar dengan uang.

Tiga R [Resistance, Rebellion dan Revolution] dan Warisan Mereka

Ternyata mbah Roosevelt dan kabinetnya tidak serta merta melaksanakan tugasnya dengan mulus, sebab meski formula pemikiran mbah Roosevelt dapat sedikit demi sedikit memulihkan kondisi sosial dan ekonomi di Amerika bukan berarti tidak ada gangguan berupa perlawanan, pemberontakan, dan revolusi dari berbagai kelompok tertentu, seperti halnya bisnis besar atau serikat buruh yang mengganggu secara terus menerus agar terjadi perubahan, sehingga membuat mbah Roosevelt dan pemerintahannya merasa berjalan melawan arus. 

Meskipun begitu, kebijakan Kesepakatan Baru telah mengembalikan stabilitas AS sebagai sebuah Negara dan mbah Roosevelt dan pemerintahannya telah mewariskan sebuah Negara yang terkelola dengan baik yang secara drastis mengubah peraturan pemerintahan federal baik dalam politik maupun masyarakat.  Mbah Roosevelt telah berhasil menerapkan teori ekonomi Keynes yang ditransformasikan oleh partai Demokrat ke dalam pendukung kesejahteraan sosial masyarakat.

Pemerintah Indonesia Harus Lebih Memperhatikan Pendidikan

Melihat kemajuan Amerika Serikat di segala bidang saat ini tidak lepas begitu dari introspeksi diri bangsa AS dari sejarah.  Mereka sadar betul arti pentingnya pendidikan.  Dengan pendidikan yang baik dan memadai mereka berkembang pesat menjadi Negara yang lebih baik dari masa lalunya.  Dengan pendidikan mereka membuka wawasan dunia menjadi lebih luas, mempelajari dunia dan menguasainya. 

Seharusnya Indonesia iri bukan pada hasil yang mereka buat dan yang terlihat saat ini namun iri pada proses perjuangan bangsa Amerika yang mampu membangun AS sebagai Negara adidaya di dunia dengan latar belakang suku bangsa yang lebih beragam apabila dibandingkan dengan Indonesia [jangan tersinggung ya]. 

Maka sudah seharusnya pemerintah Indonesia lebih konsen lagi memperhatikan mutu pendidikan di Indonesia.  Sadar bahwa tindakan hari ini dapat menjadi sangat berarti 50 – 100 tahun yang akan datang atau malah sebaliknya tentu tergantung dari sepak terjang pemerintahan saat ini.  Tentunya kita semua berharap bahwa sepuluh dekade ke depan adalah masa yang jauh dan jauh lebih baik dari masa sekarang. 

Jika saja mutu pendidikan di Indonesia hari ini sudah ideal, tentu sudah dari jauh hari seluruh rakyat Indonesia sudah belajar tentang kegagalan Amerika era 1929 – 1939.  Sehingga mungkin detik ini juga, Indonesia jauh lebih baik dalam segala bidang.  Tidak terpuruk seperti saat ini dan mengulang lagi era 1929 – 1939 saat Amerika menderita karena The Great Depression-nya.

~HaryoNW~

*Publish ulang, setelah 4 tahun berlalu ternyata masih relevan*

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

Zuhud Mengawal Insan Menjadi Pribadi Yang Kaya Lahir Bathin Dengan Performa Sederhana dan Bersahaja

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarakatuhu…
Bismillaahirrohmaanirrohiim……

Sudah hampir 3 tahun perjalanan Zuhud saya awali dari sebuah percobaan dan pengalaman berharga yaitu sebuah perceraian.  Saya tidak menyesali bahkan bersyukur dengan peristiwa tersebut.

Ujian dari Tuhan adalah kasih sayang dengan cara pandang Beliau yang istimewa

Saya sebagai manusia biasa belum mampu menjamah dengan logika sebelum sebuah Skenario/ Takdir sudah saya jalani terlebih dahulu.  Peristiwa tersebut menggugah saya untuk lebih mengolah bathin lebih dalam, memperluas wawasan lebih lebar dan mengejawantahkannya, salah satunya menggerakkan saya dan memperdalam tentang makna Zuhud.

Maka dengan segala kekurangan dan keterbatasan, ijinkan saya untuk berbagi apa yang memotivasi sehingga pribadi sederhana seperti saya tergerak dan tercerahkan untuk berjuang ke arah Zuhud;

Definisi Zuhud, Hakikat dan Pembagiannya
Zuhud secara bahasa artinya lawan dari cinta dan semangat terhadap dunia.
Ibnul Qayyim, berkata, “Saya mendengar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, ‘Zuhud adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat di akhirat, adapun wara’ adalah meninggalkan apa-apa yang ditakuti akan bahayanya di akhirat’.” Kemudian beliau mengomentarinya, “Ini adalah definisi yang paling baik terhadap makna zuhud dan wara’ dan yang paling mencakupnya.”

Maka dapat disederhanakan bahwa Kesimpulannya hakikat Zuhud yang ada di dalam hati adalah dengan mengeluarkan kecintaan dan semangat terhadap dunia dari hati seorang hamba, sehingga jadilah dunia itu hanya di genggamannya sedangkan kecintaan Allah dan negeri akhirat ada di dalam hatinya.

Bermodalkan hal tersebut saya memberanikan diri untuk menawarkan diri sesuai dengan keahlian untuk membangun dan memberi kontribusi positif kepada beberapa pengusaha.  Pertanyaan yang akan muncul adalah, “Mengapa harus pengusaha, bukan kah bisa dengan siapa saja?”

Benar, itu tidak keliru.  Namun dengan memberi kontibusi kepada pengusaha saya pribadi lebih cepat dan lebih luas untuk mengefesienkan waktu dan kesempatan untuk menggali ladang amalan dan kebajikan.  Akan lebih luas dan terasa manfaatnya bagi sebaik dan sebanyak – banyaknya umat.

Selain itu setiap usaha memiliki target pencapaian, memiliki tujuan jelas, mensejahterakan banyak orang karena memberdayakan tenaga kerja.  Kesempatan demi kesempatan tidak pernah saya sia – siakan.  Oleh karenanya secara pribadi saya tidak pernah mematok upah, karena saya percaya Tuhan sudah menentukan nilai saya sesuai dengan kebutuhan saya.  Namun meskipun begitu setiap amanah dari atasan sebisa mungkin saya penuhi dengan baik, setiap tantangan dan kendala sesegera mungkin saya dan tim selesaikan dengan tepat.  Sempat beberapa kali rekan kerja bahkan pengusaha lain menanyakan apa yang saya cari karena apa yang sudah saya lakukan sudah lebih dari sekedar upah yang saya terima.  Sederhana saya kembalikan keingintahuan mereka dengan jawaban bahwa saya ingin mencari barokah.

Zuhud, terdiri dari lima huruf sederhana namun memiliki arti dan ruang lingkup yang begitu luas tentang adab berkehidupan secara Islami.  Ketika ada seseorang bertanya kepada Al-Imam Ahmad, “Apakah orang kaya bisa menjadi orang yang zuhud?” Beliau menjawab, “Ya, dengan syarat ketika banyak hartanya tidak menjadikannya bangga dan ketika luput darinya dunia dia tidak bersedih hati.”

Al-Imam Ahmad rahimahullah membagi zuhud menjadi tiga tingkatan:

1. Meninggalkan yang haram, yang merupakan zuhudnya orang-orang ‘awwam, dan ini adalah fardhu ‘ain.

2. Meninggalkan kelebihan-kelebihan dari yang halal, dan ini zuhudnya orang-orang yang khusus.

3. Meninggalkan apa-apa yang dapat menyibukkannya dari (mengingat) Allah, dan ini adalah zuhudnya orang-orang yang mendalam pengetahuannya tentang Allah.

Selama 3 tahun berjalan begitu besar dan banyak badai cobaan yang menghadang, dengan sabar [legowo], ikhlas [semeleh/rela/lilo] , tawaduk [ngandap asor, lembah manah]  saya sikapi semua hal tersebut.  Perlahan tapi pasti namun tak jarang disegerakan dan juga tiba – tiba; Tuhan memberikan jalan keluar yang sungguh tidak dinyana-nyana.

Namun jangan salah faham tentang Zuhud, bukanlah makna zuhud itu menolak dunia secara keseluruhan dan meninggalkannya, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pemimpin orang-orang yang Zuhud mempunyai sembilan orang istri; Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman ‘alaihimas salaam dua nabi yang zuhud, keduanya mempunyai kerajaan sebagaimana yang Allah sebutkan dalam Al-Qur`an, demikian juga para shahabat radhiyallaahu ‘anhum yang merupakan orang-orang yang zuhud, mereka pun mempunyai harta, istri dan anak-anak, dan hal ini telah dikenal oleh kita semua.

Kiranya itu yang dapat saya bagikan di sore hari yang indah ini, besar kemungkinan saya masih banyak dan perlu belajar lebih dalam lagi.  Dengan pengalaman hidup orang lain, maka datangnya kekurangan yang mungkin ada pada guratan hati ini adalah dari diri saya pribadi, dan jika ada kebaikan di dalamnya semata – mata datang dari Tuhan, Alloh Subhannahu Wa Ta’ala.

Semoga Zuhud saya tidak berhenti hingga di sini dan terus mengalir hingga ujung waktu, Amin.

Segala puja dan puji hanya untuk Alloh Subhanahu Wa Ta’ala dan Muhammad Sallahu Alaihi Wasallam beserta sahabat, keluarga dan para pengikutnya.

Wa’alaikumsalam Warohmatullohi Wabarakatuhu

Alhamdulillaahirrabbil’alamiin.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | 2 Komentar

Talk Less Do What Next??

Pekalongan county in Central Java province, In...

Image via Wikipedia

Bismillaah,

Talk Less Do More

Salah satu jargon yang sempat memenuhi berbagai macam media dari televisi, radio, internet, hingga banner dan baliho – baliho besar di jagad planet tanah air kita ini memiliki dua sisi positif untuk dimaknai.

Pertama jargon tersebut memberikan motivasi kuat pada orang lain untuk berbuat lebih dengan tindakan nyata tanpa terlalu banyak bicara.

Kedua, makna sindiran atau satire halus tapi mengena di hati.  Bahwa terlalu banyak bicara tanpa tindakan berujung pada kekecewaan orang lain yang sudah menantikan aksi dan hasil.

Tayang iklan tersebut dapat kita lihat pada iklan sebuah rokok baik di televisi, koran, majalah, baliho.  Tema yang diusung pun menarik dan dengan strategi satu tema secara serentak.  Dengan begitu memudahkan publik mengenali produk tersebut.

Namun kali ini saya tidak akan menulis tentang produk tersebut tapi efek samping yang ditimbulkan.

Jargon tersebut memotivasi saya untuk berkarya lebih dan bekerja lebih optimal.  Kini saya bekerja di sebuah usaha kuliner sebagai seorang Supervisor yang mengelola tiga Outlet sekaligus dengan 50 karyawan di Tegal dan Pekalongan.

Kegemaran saya menulis sama besarnya dengan kegemaran saya berbagi pengalaman.  Karena bagi saya berbagi pengalaman akan memperkaya wawasan sekaligus memperkaya hubungan pertemanan.

“Talk Less Do More” menjadi semangat saya untuk bekerja.  Maka seiring dengan berjalannya waktu hasil yang saya dapatkan lebih optimal dan memuaskan.  Baik dari sisi omzet begitu pula dengan kualitas SDM yang baik.

Maka bagi para Supervisor penting pula memahami posisi tersebut sebagai pemegang amanah.  Peran Supervisor bukan sebagai orang yang hanya memberikan perintah, namun perlu juga dipahami bahwa tanggung jawab sebagai supervisor adalah sebagai penyeimbang dalam sinergis kinerja seluruh SDM.

Ketika saya dibenturkan dengan kendala saya senantiasa berpikir celah untuk mengatasinya.  Maka ketika ada semakin banyak kendala saya justru bersyukur.  Sebab saya diberikan kepercayaan oleh Tuhan untuk belajar dari waktu demi waktu.  Sehingga ketika kendala tersebut teratasi akan menjadi bekal baik bagi diri saya sendiri dan kemajuan perusahaan.

Kini setelah saya berjuang sesuai dengan bidang saya untuk dapat “Talk Less Do More” saya memulai dalam satu bulan terakhir untuk “Talk Less Do What Next”.  Ini penting bagi saya karena saya dapat membuat pemetaan dari beberapa elemen pendukung baik data base, cash flow report, stock opname, strategi marketing, strategi promosi, strategi bisnis dan EOS menjadi sebuah formula untuk dapat menentukan masa depan perusahaan lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Setidaknya saya sanggup menentukan target omzet sendiri untuk perusahaan yang saya sayangi ini dari ketiga oulet berapa nominal yang saya inginkan agar dapat menembus angka tertentu dalam satu bulan.  Maka dengan begitu saya dapat memperhatikan peningkatan kualitas dari sisi kesejahteraan karyawan yang saat ini sebenarnya sudah mencukupi.

Semoga dari sedikit hal yang dapat saya guratkan pada sore hari ini dapat memotivasi orang lain untuk lebih positif dalam apa pun termasuk dalam bekerja.

Sukses untuk kita semua hari ini, esok dan masa – masa yang akan datang.

Alhamdulillah.

-Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe agawe Santoso-

Dipublikasi di Bisnis | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Lowongan Kerja

COLLECTIE TROPENMUSEUM De haven van Pekalongan...

Image via Wikipedia

Kami Membuka Kesempatan Marketing dan Kasir

Anda kah ?

  1. Perempuan / Laki-laki usia 18-24 tahun
  2. Berpenampilan menarik
  3. Energik
  4. Cekatan
  5. Percaya Diri
  6. Komunikatif
  7. Mampu bekerja sama dalam tim
  8. Unggul bekerja secara individu
  9. Loyal
  10. Jujur

Kami Bebek Goreng H. Slamet sedang mencari marketing dan kasir untuk di tempat kan di Tegal dan Pekalongan.
Jika anda masuk dalam kualifikasi diatas,

segera kirimkan surat lamaran, foto diri dan CV, ke

Bebek Goreng H. Slamet (Asli) cab Kartosuro Outlet Tegal 2:

Jl. Sultan Agung 63, Kejambon Tegal

atau

melalui email ke bebekgoreng.nomer1@gmail.com dengan subject Marketing untuk posisi marketing dan Kasir untuk posisi kasir.

*maksimal ditunggu sampai dengan 29 September 2010

Dipublikasi di Pekerjaan | Tag , , | Meninggalkan komentar

Feng Shui Menyelaraskan Energi Semesta

Feng Shui merupakan warisan peradaban Tiongkok purba.  Salah satu peradaban Tiongkok  ini mempelajari tentang tata letak dan tata ruang sebuah bangunan.  Ilmu tersebut kini dipopulerkan dengan banyak media begitu pula oleh para ahli Feng Shui.

Sebenarnya ilmu ini jauh dari perihal mistis karena perhitungan diukur dari pemikiran yang dapat dinalar dan dengan unsur yang memainkan logika berpikir.  Jadi anggapan selama ini bahwa Feng Shui adalah ilmu yang berhubungan dengan ilmu ghaib adalah keliru.

Unsur – unsur alam menjadi bagian penting dalam Feng Shui, pengaruh sinar matahari, arah mata angin, air, angin, tanah baik struktur tanah dan kontur tanah merupakan sifat – sifat alamiah yang dapat diberdayakan agar tempat tinggal, tempat usaha dapat secara efektif dan efesien berguna dengan optimal bagi kelangsungan hidup para penghuninya.

Feng Shui memberdayakan kekuatan alam semesta dari sang Pencipta sebagai salah satu media dalam penyembuhan, memperbaiki kualitas hidup dan kebutuhan lain yang tentu diperlukan manusia.

Lalu apa sebenarnya Feng Shui?

Karen Kingston pernah menulis di dalam Clear Your Clutter with Feng Shui, “Feng Shui merupakan ilmu yang menyeimbangkan dan menyelaraskan aliran energi alami dalam lingkungan kita untuk menciptakan dampak yang bermanfaat dalam kehidupan kita.”

Energi dalam semesta ini luar biasa besarnya, jika kita mampu memanfaatkannya dengan baik dan efektif maka sungguh akan bernilai hidup kita ini.

Sehingga Feng Shui jika diterapkan dengan baik sama artinya menjaga keselarasan dan keseimbangan bumi.  Jika begitu maka manusia sebagai “Khalifah” di muka bumi ini sesuai dengan fitrahnya untuk tetap memelihara ciptaan Tuhan.

-Haryo-

Dipublikasi di Peradaban | Tag , | Meninggalkan komentar

Membangun Kesetiaan Pelanggan

Bismillaah.

Mengenal dunia usaha sama halnya mengenal seberapa dekat dunia usaha tersebut dengan para pelanggan.

Ketika satu usaha bergerak maka pelanggan merupakan faktor vital penggerak utama. Dalam pakem ekonomi disebutkan bahwa di mana ada permintaan maka terbentuklah kebutuhan. Sedangkan kebutuhan terbentuk dari keberadaan pelanggan.

Maka dari itu pelaku dunia usaha perlu sekali menyadari keterkaitan yang erat antara usaha yang ditekuni dengan kebutuhan pelanggan.

Membangun kesetiaan pelanggan tak ubahnya seperti memahami kebutuhan pelanggan. Mana kala pelanggan merasa puas dan tercukupi dengan pelayanan yang diberikan, maka tidak akan sulit untuk mengembangkan hubungan dengan pelanggan dari sekedar pelanggan hingga menjadi pelanggan setia bahkan fanatik.

Karakter umum pelanggan atau calon pelanggan pada awalnya dengan sebuah usaha adalah coba coba. Ketika sudah cocok dengan produk apa pun itu bentuknya maka ada beberapa unsur yang akan mengikuti, antara lain; pelayanan, harga yang pantas, dapat dijangkau dengan mudah, produk yang berkualitas, dan pencitraan atau “image” produk yang biasanya dihembuskan berulang – ulang melalui media promo dalam bentuk beragam.

Jika dari kelima unsur tersebut sudah berjalan dengan selaras, maka pelaku usaha tinggal mengoptimalkan lagi bagaimana memberikan service atau nilai tambah yang lebih terhadap pelanggan dan dapat berupa apa pun yang membuat pelanggan makin jatuh hati.

Maka jika pelanggan sudah terpikat maka bukan menjadi hal yang sulit untuk mengembangkan usaha yang sudah ada dan terus menerus mendapatkan pelanggan yang fanatik.

Mudah – mudahan ini bermanfaat dan dapat diterapkan dalam bentuk dunia usaha apa pun yang kini sedang anda tekuni.

Alhamdulillah.

-pelitahati-

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

Ullen Sentalu Warisan Budaya Luhur Dengan Kemasan Modern Klasik

Bismillaah.

“ulating blencong sejatine tataraning lumaku” disingkat dengan Ullen Sentalu.

dalam bahasa sehari – hari makna dari Ullen Sentalu tidak jauh dengan kehidupan manusia bak liak – liuk nyalanya api, terus berubah dan berubah – ubah, sehingga manusia perlu mawas diri dan berhati – hati dalam meniti kehidupan.

Saya menikmati liburan kali ini dengan kekasih dan menginginkan suasana dan nuansa yang betul – betul ndeso meski sebenernya tampang saya ndeso tapi berhubung rutinitas dan pekerjaan menuntut harus berada di perkotaan dan antar kota jadi ya kangen sekali dengan suasana yang asri dan nyaman.

Waktu berlibur kami cukup singkat yaitu dua hari, sehingga kami betul – betul selektif untuk mencari lokasi wisata yang paling klik di hati kami.

Ullen Sentalu akhirnya meluluhkan hati kami berdua dan akhirnya kami sepakat untuk benar – benar menikmati sebagian waktu berlibur kami di sini.

Ketika kami tiba di tempat, ternyata sudah ada banyak kendaraan baik roda dua dan empat yang parkir di depan gerbang masuk museum.  Setelah membeli tiket masuk yang cukup terjangkau @ IDR 25.000,00 kami menunggu sekitar 4 menit untuk dapat masuk ke dalam museum tersebut.

Ketika waktunya tiba saya mempersiapkan Sony DSC W – 180 untuk mengabadikan suasana.  Sayang seribu sayang untuk sesi pemotretan di tunda karena aturan main di sini hanya tempat – tempat tertentu yang boleh diabadikan.

Meski kecewa, tapi rasa kecewa tersebut sirna dengan sendirinya manakala kami mulai memasuki museum.

Saat memasuki museum kami melihat aneka pohon rindang dan tumbuh – tumbuhan yang asri hijau dan menentramkan.  Sekitar 30 meter kami berjalan kami masuk ke dalam sebuah pintu yang mengarahkan kami pada bangunan meniru bentuk gua yang dingin dan bernuansa mistis.

Tanpa harus berlama – lama kami masuk dalam dimensi lain yang berwujud sebuah ruangan yang terdiri dari beberapa alat musik tradisional berupa gamelan dan di dinding – dinding dengan struktur batu kali tersebut terpampang beberapa lukisan dari tim pelukis Jogja yang menawan hati.  Entah mereka dirasuki apa saat melukis beberapa objek tersebut hingga setiap lukisan yang kami lihat tampak seperti sedang keluar dari bingkainya dan bercerita tentang maknanya.

Mba Dian salah satu pemandu wisata kami bertutur bahwa beberapa tarian yang diabadikan di dalam bingkai – bingkai lukis tersebut memiliki unsur filosofis yang mewakili peristiwa atau pun pesan – pesan moral.  Jadi setiap raja jawa kala itu memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk menciptakan minimal satu buah tarian sebagai bentuk pemangku amanah dalam kebudayaan.

Dari ruang satu ke ruang yang lain kami dihubungkan dengan akses yang tidak pernah kami duga sebelumnya dan semua dapat anda simak di profil museum ini.

Ada satu ruang yang kami masih ingin berlama – lama di sana karena setelah saya renungkan di masa tersebut Facebook traditional pun sudah ada, hanya dalam media dan bentuk yang klasik dan unik.  Ruang ini disebut Ruang Syair untuk Tineke.

Setelah rangkaian wisata museum tersebut usai kami berdua diperbolehkan untuk mengambil beberapa foto.  Sungguh hari yang sungguh baik dan menyenangkan untuk dihabiskan.

Maka belum lengkap rasanya kalau mengaku orang Jogja atau berlibur ke Jogja tanpa mengunjungi tempat yang indah ini.

Well, tunggu apalagi?

Alhamdulillaah.

-Kaki Lereng Merapi-

oleh: manunggaling kawulo Gusti

Prasasti

ada kisah dengan kekasih di Ullen Sentalu

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 2 Komentar

Carpe diem, quam minimum credula postero

Bismillah.

“Carpe diem, quam minimum credula postero”

dalam bahasa yang lain sama artinya dengan:

“Seize the day, trusting as little as possible in the future”

dalam bahasa saya dan anda dapat dipahami seperti ini:

“Petik hari ini, percaya akan kemungkinan sekecil apa pun di masa yang akan datang”

Saya pribadi baru memahami benar makna dari kata – kata tersebut dalam beberapa tahun belakangan ini.  Meskipun sebenarnya sudah sejak lama saya mengenal jargon tersebut.

Ternyata untuk dapat memahami kalimat sependek itu bagi saya membutuhkan proses dan waktu.  Ada banyak peran yang harus dijalani, ada banyak kepedihan yang harus dimaknai, ada banyak kebahagiaan yang disyukuri dan ada banyak tantangan yang harus diatasi.

Semua orang mengalami kendala dan tantangan hidup yang beragam dengan rangkaian peristiwa yang juga beragam karena antara satu dengan yang lain berbeda.  Meski terbilang mirip namun lebih dipahami secara subjektif.  Kita hanya dapat melihat sisi objektifitas dari generalisasi dari kesamaan ditilik dari aspek yang mirip saja.  Namun semua kembali lagi pada sikap hati dan pikiran yang kemudian diejawantah dengan tindakan.

Petik hari ini, tak sama halnya memetik buah mangga yang sudah ranum dan harum.  Namun lebih kepada melakukan sesuatu, berkarya dan berkreasi yang kelak berguna baik untuk diri sendiri, untuk orang – orang yang kita cintai, untuk sebaik dan sebanyak – banyaknya umat manusia.

Petik hari ini, bukan duduk diam dan hanya bicara but “doing something”, tentunya sesuatu yang mudah terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu yang sulit.

Petik hari ini, bukan memanjakan diri sendiri sebab jika kita lunak pada diri sendiri maka dunia dan seisinya akan keras terhadap kita.  Namun jika kita keras pada diri sendiri dan berusaha tanpa kenal putus asa, kelak dunia dan seisinya bertekuk dan lunak dihadapan kita.

Carpe diem, quam minimum credula postero ; sebuah pemikiran positif yang dirangkum dalam sebuah kalimat yang sarat akan makna dan perlu hati dan jiwa yang benar – benar peka memahaminya.

Maka bila kita menginginkan sebuah perubahan yang baik, persiapkan diri kita agar layak untuk mendapatkannya seberat atau seringan apa pun yang akan dihadapi dengan cara yang baik dengan methode yang benar.

Sukses buat anda Sukses buat kita semua, baik di dunia dan kelak di kehidupan setelah dunia nanti.

Alhamdulillah.

-Kaki Lereng Merapi-

15/09/2010

22:07

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

Setiap Kata Adalah Do’a

Bismillahirrahmanirrahim …

Kata – kata merupakan bentuk komunikasi yang kita gunakan sehari – hari untuk dapat mengetahui maksud dan keinginan dari kita kepada orang lain.  Meski sebenarnya kosa kata manusia jumlahnya jutaan dengan ribuan aksen serta ragam asal bahasa namun tetap memiliki keterbatasan.  Mengapa begitu, sebab masih ada beberapa pemikiran dan perasaan manusia yang tidak dapat dijabarkan dengan hanya satu kata.

Evolusi bahasa yang terangkai dari kalimat berupa rangkaian kata – kata terstruktur merupakan sebuah proses panjang.  Proses tersebut dimulai ketika Tuhan menciptakan ruh manusia yang “ditiupkan” ke bentuk nyata dalam organ tubuh manusia salah satunya otak.

Di dalam otak terdapat milyaran elemen yang terbagi menjadi beberapa bagian yang memiliki fungsi perintah dalam tubuh serta merespon sinyal yang dikirimkan ruh yang tidak terlihat yang dikenali dengan suara hati.

Sinergi kerja otak dan bagian tubuh yang lain ini lebih disederhanakan lagi oleh Tuhan dengan alat yang terhubung antara satu dengan yang lain dalam beberapa indera.  Indera inilah yang memiliki fungsi vital untuk merespon situasi dan kondisi yang ada di sekitar manusia.  Salah satunya adalah indera pendengaran sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi yang mengirimkan ucapan dari orang lain pada otak melalui syaraf – syaraf pendengaran.

Dahulu manusia hanya menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi layaknya hewan, inilah luar biasanya Tuhan memberikan kelebihan kepada manusia sebagai salah satu mahluknya yang unggul dibandingkan dengan mahluknya yang lain sehingga terbentuklah peradaban.

Akal budi manusia dari waktu ke waktu terus berkembang sehingga dari hanya berawal dari menggunakan bahasa tubuh, dengan simbol dan gambar hingga akhirnya kini berkembang semakin beragam dan diwakilkan dengan adanya kata – kata, kalimat dan tulisan.

Bahasa jadi lompatan dalam peradaban manusia sebagai “alat” yang digunakan untuk saling memahami antara manusia satu dengan yang lain bahkan untuk berinteraksi dengan Tuhannya.

Sebenarnya yang menarik adalah manusia memiliki kemampuan untuk menggunakan kata sebagai salah satu “alat” yang sangat luar biasa untuk mendapatkan apa pun yang mereka inginkan.  Namun hanya sedikit orang yang mampu menggunakannya dengan baik dan bijak.

warnai hidup dengan memaknai kehidupan
pelangi jiwa

Saya pribadi sangat menyadari bahwa setiap kata adalah Do’a, sehingga saat ini saya sungguh sangat berhati – hati jika mengeluarkan kata baik yang diucapkan maupun yang terbersit di dalam hati.

Tuhan Maha Mengetahui sehalus apa pun yang tersembunyi dibalik tebalnya dinding hati kita.  Sebab kita tidak akan pernah tahu perkataan mana yang akan Beliau kabulkan.  Seperti yang tercantum dalam Al-An’am (6); Ayat 103:

Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”

Untuk itu berhati – hatilah menggunakan kata dalam hidup ini.  Sejauh ini dalam kehidupan saya ada banyak peristiwa yang pada akhirnya membukakan mata hati saya bahwa kata – kata memang dapat menjembati keinginan, pemikiran dan perasaan saya terhadap apa pun dan siapa pun.Maka dalam tulisan saya pertama di “wordpress.com” akan saya maknai sebagai transformasi segala bentuk pemikiran positif yang konstruktif.

Semoga dengan media wordpress dapat menjadi ruang yang bermanfaat bagi diri kita sendiri dan tentunya orang lain.  Amiin

Alhamdulillahirobbilalamin

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 1 Komentar